Iklan

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi + 4 hal Menarik Kawah Ijen

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi + 4 hal Menarik Kawah Ijen | Keindahan luar biasa sealu ditawarkan oleh alam Indonesia, salah satunya adalah Kawah Ijen. Kawah Ijen adalah sebuah tempat wisata alam di Pulau Jawa yang masih alami dan banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun manca. Perjalanan menuju wisata kawah ijen sangatlah menyenangkan, disana Anda akan disuguhi pemandangan alam yang begitu indah dan melewati hutan yang masih alami segarnya.

Lokasi wisata di Banyuwangi ini merupakan bagian dari Cagar Alam Wisata Ijen. Secara administratif, Kawah Ijen berada dalam dua wilayah kabupaten yaitu Banyuwangi dan Bondowoso. Kawah Ijen berada di atas ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari Gunung Ijen, salah satu gunung berapi yang masih aktif di Pulau Jawa.

Ukuran kawah dengan luas 20 km persegi ini dikelilingi oleh dinding kaldera setinggi 300-500 meter. Selain itu, kandungan asam yang ada pada kawah mendekati angka nol dengan suhu mencapai 200 derajat Celcius yang berarti air kawah cukup untuk meleburkan pakaian bahkan tubuh manusia dalam waktu singkat.

Anda tidak perlu khawatir. Selama Anda masih berada dalam jarak yang aman, Kawah Ijen Banyuwangi tidak berbahaya. Hanya saja, karena kandungan belerangnya yang sangat tinggi, Anda diwajibkan memakai masker untuk kenyamanan saat bernapas. Suhu udara di sekitar tempat wisata ini bisa mencapai angka 2 derajat Celcius, untuk itu jangan lupa membawa pakaian hangat dan tebal.

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi
Wisata Kawah Ijen Banyuwangi
Harga tiket masuk kawah ijen Rp. 10.000 yang semula Rp. 2.000 untuk turis lokal dan Rp. 200.000 untuk turis mancanegara.
Tarif itu diluar hari libur nasional. Dan pada hari libur atau akhir pekan tarif bisa naik 1,5 kali lipat dari tarif biasanya.
Di bagian barat kawah terdapat sebuah bendungan atau dam yang dibuat pada zaman Belanda untuk menghindari meluapnya air kawah. Bendungan yang sudah tidak difungsikan ini terbuat dari beton dan bisa menjadi salah satu alternatif tempat wisata di Kawah Ijen, namun jalan untuk menuju ke sana sulit untuk dilewati.

Untuk bisa menikmati keindahan Kawah Ijen, Anda bisa berangkat dari Banyuwangi maupun Bondowoso menuju ke Paltuding, pos akhir di tempat wisata ini. Dari Paltuding, Anda harus mendaki selama kurang lebih 2 jam untuk sampai ke atas kaldera yang merupakan lokasi terdekat untuk menyaksikan Kawah Ijen. Dari sini, Anda bisa melihat lautan kawah berwarna hijau toska dengan asap yang mengepul. Sungguh pemandangan yang menakjubkan.

Jika ingin mendapatkan pemandangan terbaik dari Kawah Ijen, sebaiknya Anda mulai berangkat mendaki dari Paltuding sekitar jam 4 subuh dengan perkiraan sampai di atas pada pukul 6-7 pagi. Pada jam ini, Kawah Ijen berada dalam kondisi terbaiknya dan menghasilkan pemandangan yang terindah.

Bagaimana bisa berangkat mendaki sepagi itu? Tenang, di sekitar pos Paltuding terdapat penginapan sederhana yang dikelola oleh Dinas Kehutanan setempat. Menjelang subuh, Anda akan dibangunkan untuk persiapan mendaki. Jika tak ingin bermalam di penginapan, Anda bisa mendirikan tenda untuk berkemah bersama teman-teman di pos ini. Jangan lupa untuk mengurus izin berkemah, ya. Sepanjang perjalanan mendaki, Anda bisa menikmati pemandangan sekitar yang tak kalah indahnya.

Lokasi Kawah Ijen

Untuk mengeksplor kawasan Kawah Ijen dengan total, dibutuhkan stamina yang kuat dan sehat, karena semua lokasi kebanyakan ditempuh dengan berjalan kaki. Bagi mereka yang ingin mendaki Kawah Ijen, akses jalan bisa ditempuh dalam 3km dari Pal Tuding. Pal tuding merupakan area pemberhentian sebelum manaiki wilayah Ijen. Di pal tuding, terdapat camping ground, asrama dan kantor penerangan taman nasional, di mana para pendaki bisa mendapatkan info lengkap seputar keselamatan sebelum mendaki kawah.

Jalan di sekitar kawah sangatlah curam dan menanjak, dengan melewati tepian hutan yang dapat dengan mudah diikuti. Perjalanan ini dapat ditempuh sekitar 90 menit. Para pengunjung bisa berjalan di sepanjang bagian atas kawah, atau turun ke tepi danau yang sempit yang biasa dilalui para penambang saat mengambil belerang. Untuk menuju Kawah Ijen bisa ditempuh melalui 2 jalur yaitu, barat dan timur. Para pendaki lebih banyak memilih jalur barat, karena terbilang mudah dan hanya memerlukan waktu 1,5 jam dari ujung jalan menuju tepi danau. Dengan rute sebagai berikut:
Surabaya - Bondowo 191 Km dengan bus
Bondowoso - Sempol 165 Km dengan bus
Sempol - Banyupait 14 Km dengan bus
Banyupait - Paltuding 4Km dengan mobil
Paltuding - Kawah Ijen 3 Km dengan jalan kaki
Sedangkan untuk jalur timur, memiliki rute sebagai berikut:
Denpasar - Banyuwangi 140 Km dengan bus / ferry
Banyuwangi - Jambu 18Km dengan mobil
Jambu - Kawah Ijen 21 Km dengan berjalan kaki
Dibutuhkan waktu 6-7 jam perjalanan dengan jalan kaki dari desa Jambu ke Kawah Ijen, dan keadaan jalan yang licin dan berbahaya. Waktu yang disarankan untuk berkunjung ke Kawah Ijen adalah sekitar April - Oktober, karena dalam waktu-waktu ini merupakan musim kemarau dan jalanan di sekitar lokasi tidak licin dan lebih aman.

Apa hal menarik lain dari Kawah Ijen?

hal Menarik Kawah Ijen

Hal Menarik 1. Api biru Kawah Ijen

Jika ingin menyaksikan keindahan yang lebih luar biasa, cobalah mendaki pada dini hari. Kawah Ijen menyimpan sebuah keajaiban lain, di bagian bawah kawah terdapat blue fire atau api biru yang menjadi keunikan lain dari tempat wisata ini. Api biru ini berasal dari cairan belerang yang nantinya mengering dan menjadi bahan tambang warga setempat. Api biru hanya bisa dilihat saat suasana sekitar masih gelap.

Hal Menarik 2. Salah satu dari dua lokasi penambangan belerang tradisional di Indonesia

Di Indonesia, hanya terdapat dua lokasi penambangan belerang tradisional yaitu di Welirang dan di Kawah Ijen. Proses penambangan di sini masih sangat sederhana dan tidak menggunakan alat canggih. Penambang akan turun mendekati kawah untuk mengambil batangan belerang yang telah mengering dengan alat sederhana dan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

Bongkahan belerang yang telah membeku dipotong dengan menggunakan linggis untuk kemudian diangkut menggunakan keranjang yang dipikul di pundak. Berat beban yang pikul penambang bisa mencapai 80-100 kg dan mereka harus membawanya berjalan sejauh 3 km ke tempat pengumpulan belerang. Karena alasan keselamatan, setiap penambang hanya diperbolehkan mengangkut maksimal dua kali sehari.

Belerang akan dikumpulkan di sebuah bangunan tua peninggalan Belanda yang disebut dengan Pos Bundar. Setiap keranjang masing-masing penambang akan ditimbang dan ditukar dengan uang sesuai berat belerang.

Penambang ini akan banyak Anda jumpai saat berada di sekitar tempat wisata. Jangan sungkan untuk menyapa mereka atau sekadar bertanya mengenai proses penambangan belerang. Meskipun terlihat lelah dan sibuk dengan kegiatannya, para penambang biasa menyambut dengan baik sapaan dan pertanyaan para wisatawan.

Hal Menarik 3. Souvenir khas Kawah Ijen

Mengunjungi sebuah tempat wisata, tak lengkap rasanya jika tak membeli suvenir khasnya. Apa yang bisa didapat dari Kawah Ijen? Kawah Ijen tak hanya dikenal sebagai tempat wisata, kawah ini juga populer sebagai lokasi tambang belerangnya.

Di Kawah Ijen, tepatnya di pos Paltuding, terdapat beberapa warung sederhana yang menjual makanan pada para penambang, namun tak jarang banyak wisatawan yang mampir dan menikmati minuman dan makanan hangat di sini.

Salah satu pemilik warung ini adalah Pak Im yang juga berprofesi sebagai pemandu wisata di Kawah Ijen. Yang menarik, warung Pak Im juga menjual suvenir khas Kawah Ijen. Suvenir ini terbuat dari bambu dan berbentuk menyerupai keranjang kecil semacam miniatur keranjang para penambang belerang. Keranjang kecil ini kemudian diisi dengan serpihan kecil belerang berwarna kuning. Selain di warung Pak Im, Anda juga bisa menemukan suvenir ini di Pos Bundar.

Hal Menarik 4. Agrowisata Kopi

Jika berangkat dari Bondowoso, Anda akan melewati area perkebunan kopi arabica. Tak ada salahnya mampir dan mencoba pengalaman agrowisata di sini. Anda bisa berkeliling perkebunan dan melihat proses pemetikan sampai pengolahannya agar menghasilkan kopi dengan cita rasa terbaik.

Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga artikel tentang Wisata Kawah Ijen Banyuwangi + 4 hal Menarik Kawah Ijen dapat bermanfaat untuk anda yang akan wisata ke malang.

Artikel ini bisa anda temukan mudah dengan kata kunci:
wisata di Jawa Timurkawah ijen banyuwangi, wisata kawah ijen banyuwangi, lokasi kawah ijen, tempat wisata kawah ijen, wisata ke kawah ijen, tour kawah ijen, wisata ijen, kawah ijen tour, wisata ijen